<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14258">
 <titleInfo>
  <title>Sinematografi Adegan  Kekerasan Pada Drama Korea The Glory</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syifa Fathiya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>151 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembimbing : Wijayant&#13;
&#13;
ABSTRAK :&#13;
Penelitian ini menganalisis penerapan sinematografi pada adegan kekerasan dalam drama Korea The Glory. Drama ini dipilih karena secara visual dan emosional menyajikan adegan kekerasan yang uat dan mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana penggambaran adegan kekerasan dalam drama The Glory. Penelitian ini juga bertujuan untuk engkaji penerapan teknologi sinematografi dan teknik penyuntingan yang digunakan untuk memperkuat adegan kekerasan tersebut. Penelitian ini didukung oleh teori Realisme dari André Bazin dan eori Gestalt dari Rudolf Arnheim. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan elemen sinematografi secara fektif dapat menciptakan dampak psikologis yang mendalam bagi penonton. Analisis pada berbagai adegan kekerasan memperlihatkan penggunaan teknik seperti camera angle, camera movement, ype of shot, composition, continuity, cutting, color grading, dan visual effect. Melalui penerapan sinematografi yang cermat, adegan kekerasan dalam drama The Glory tidak hanya disajikan sebagai agian dari cerita, tetapi juga diorganisasi untuk memberikan penggambaran yang terasa dekat dengan kenyataan dan memperkuat pesan-pesan sosial yang ingin disampaikan. &#13;
&#13;
Kata kunci: Sinematografi, Adegan Kekerasan, Drama Korea The Glory, Teknik Pengambilan  Gambar</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Sinematografi</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">2164190032</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR 005 BRO 2025</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2B-25.05</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>SKR 005 BRO 2025</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14258</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-31 09:36:32</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-31 10:01:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>