<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14280">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Personal Branding Generasi-Z Dalam Menunjang Karier Profesional (Studi Kasus Pada Akun Linkedln@Thasyia Ramadhana &amp;  @Zakiah Machfir)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vathia Anugerah Tri Yuniar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>108 hkm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembimbing :  Ilona V.Oisina&#13;
&#13;
ABSTRAK :&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis strategi personal branding yang dijalankan oleh generasi-z melalui akun LinkedIn-nya sebagai upaya dalam menunjang pengembangan karier rofesionalnya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan didukung dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan okumentasi, dengan dua key informan serta tiga informan pendukung yang terdiri dari dua HR dan satu koneksi profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi personal branding yang dilakukan generasi-z memenuhi tiga aspek utama berdasarkan teori McNally dan Speak, yaitu relevansi (relevance), ciri khas (uniqueness), dan konsistensi (consistency). Namun Thasyia dan Zakiah alam menampilkan citranya sudah cukup baik tetapi belum didukung dengan capaian profesionalnya yang belum beranjak dari status magang dalam perjalanan karirnya. Kesimpulannya, personal randing yang dibangun secara strategis melalui LinkedIn belum mampu memberikan implikasi nyata yang maksimal terhadap arah dan peluang karier generasi-z. Penelitian ini diharapkan dapat emberikan referensi bagi mahasiswa lain dalam mengembangkan citra profesional sejak awal melalui media sosial berbasis karier. &#13;
&#13;
Kata kunci: Personal Branding, LinkedIn, Karier Profesional</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">2164190008</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR 018 PR 2025</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2P-25.18</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>SKR 018 PR 2025</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>14280</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-04 12:09:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-04 12:13:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>