<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3428">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Lianti Permatasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">SKR Public Relation 2017</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dosen Pembimbing : Anika Gunasih, S.I.Kom, M.M, M.I.KomrnrnKetika seseorang memilih untuk menikah, maka mau tidak mau harus siaprndengan konflik yang ada. Konflik awal untuk dirinya sendiri adalah ketika merekarnharus menerima bahwa statusnya adalah sudah menikah, dan mereka harusrnbertanggung jawab dari pilihan mereka. Konflik seolah menjadi hal yang biasarnterjadi pada pasangan suami istri. Namun setiap pasangan suami istri mempunyairnmanajemen konflik sendiri dan mampu melakukan komunikasi antarpribadi untukrnmenghadapi konflik yang mereka hadapi dengan baik untuk sama-sama mengelolarndan memecahkan masalah agar menemukan solusi.rnDalam penelitian ini digunakan teori self disclosure dan beberapa konseprnyang terkait dengan penelitian ini, seperti konsep komunikasi, komunikasirnantarpribadi, manajemen konflik, dan pernikahan.rnPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannyarndeskriptif. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode studirnkasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara mendalamrndengan 5 key informant, observasi, dan studi kepustakaan. Serta keabsahan datarnmelalui triangulasi sumber.rnHasil penelitian menunjukan bahwa usia pernikahan di bawah 5 tahunrnrentan terjadinya konflik. Konflik-konflik yang sering terjadi pun seperti, rasarncemburu yang berlebihan, cara berpakaian dan komunikasi yang tidak berjalanrnlancar. Manajemen konflik yang dilakukan oleh pasangan suami istri dengan usiarnpernikahan di bawah 5 tahun pun dilakukan pada saat terjadinya konflik agar tidakrnmeluas dan dapat terselesaikan saat itu.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Manajemen konflik</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">1364190214</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR 116 PR 2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2P-17.116</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3428</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>