<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3442">
 <titleInfo>
  <title>MEDIA SOSIAL YOUTUBE SEBAGAI MEDIUM DIFUSI INOVASIrn(Studi Kasus Pada Video Tutorial Make-Up di YouTube)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadia Afriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">SKR Public Relation 2017</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dosen Pembimbing : Aden Hidayat, S.Sos., M.SirnrnPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media sosial YouTuberndigunakan oleh para mahasiswi khusunya mahasiswi jurusan tata rias Universtas NegerirnJakarta dalam menentukan sebuah brand make-up sebelum mereka memutuskan untukrnmembelinya . Dalam hal ini, YouTube digunakan sebagai media pembanding dan jugarnsebagai salah satu hal yang patut dipertimbangkan dalam membeli sebuah brand make-up.rnDi dalam penelitian kali ini, peneliti menggunakan teori difusi inovasi, yaitu adalahrnteori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah kebudayaan.rnTeori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada tahun 1964 melalui bukunya yangrnberjudul Diffusion of Innovations. Selain teori difusi inovasi, peneliti juga menggunakanrnteori komunikasi, media sosial, brand, make-up atau kosmetik, dan media baru.rnDalam pendekatan penelitian, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif,rnPenelitian kualitatif ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif. Dan untuk jenis penelitianrnpeneliti memilih menggunakan metode penelitian studi kasus.rnHasil penelitian ini menunjukan bahwa banyak mahasiswi khususnya yangrnmengambil jurusan tata rias Universitas Negeri Jakarta yang menggunakan media sosialrnYouTube sebagai salah satu medium yang mereka gunakan dalam menentukan sebuahrnbrand make-up sebelum mereka memutuskan untuk membelinya dan juga sebagai salahrnsatu hal yang menjadi pertimbangan dalam memutuskan untuk membeli suatu make-up.rnrnKata kunci : YouTube, difusi inovasi, media sosial</note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">1364190056</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR 102 PR 2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2P-17.102</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3442</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>