<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3485">
 <titleInfo>
  <title>KOMUNIKASI K-POP DANCE COVER DI INDONESIArn(STUDI FENOMENOLOGI PADA PENGGEMAR K-POP DANCE COVER DI KOTA JAKARTA, INDONESIA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diandra Damayani Lubis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">SKR Public Relation 2017</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dosen Pembimbing : Dr. Lidia Djuhardi, S.SN., M.IkomrnrnK-pop Dance Cover adalah suatu fenomena dimana sebuah bentuk ekspresi yang umumnya dilakukan oleh para penggemar K-pop, di mana mereka meniru tarian dan penampilan idola mereka. Titik kesempurnaan dari Dance Cover adalah kemiripan dengan sang idola baik dalam segi detail gerakan, kostum serta ekspresi yang ditampilkan di atas panggung.rnTeori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Fenomenologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi, dimana fenomenologi berkaitan dengan penelitian ini yakni, pengalaman komunikasi dan makna. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi. Teknik keabsahan data yang peneliti gunakan adalah triangulasi periset.rnHasil dari penelitian ini ditemukan bahwa pengalaman komunikasi penggemar K-pop Dance Cover di kota Jakarta tidak terhambat dan memiliki hubungan yang erat, sudah bijak memposisikan diri mereka pada saat mereka berinteraksi. Penggemar K-pop Dance Cover di kota Jakarta memaknai K-pop Dance Cover sebagai pemersatu hobi, penyalur bakat, pemberi semangat dan membentuk percaya diri.rnSelain menggemari budaya asing, akan lebih baik apabila penggemar K-pop Dance Cover di seluruh Indonesia, mengimbangi rasa cinta mereka terhadap budaya negeri sendiri dan terus melestarikan budaya Indonesia. Rasa cinta terhadap budaya K-pop hendaknya dijadikan sebagai suatu motivasi dan kreativitas dalam berkarya. K-pop Dance Cover hendaknya selalu dijadikan sebagai sesuatu yang positif agar tidak melulu dipandang sebagai sesuatu yang </note>
 <subject authority="">
  <topic>Komunikasi Antar Budaya</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">1364190171</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR 059 PR 2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2P-17.59</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3485</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>