<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3512">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Kementrian Perdagangan Dalam Mensosialisasikan Program Minyak Goreng Wajib Kemasan (Studi Deskriptif Pada Subdit Hasil Industri)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Caesar Faisal Adam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">SKR Public Relation 2017</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dosen Pembimbing : Dr. Muharto Toha, Drs, M.SirnrnDalam suatu lembaga pemerintah tentunya memiliki program untuk mengatasi permasalahan yang ada pada masyarakat. Salah satunya adalah program minyak goreng wajib kemasan, yang merupakan program pemerintah untuk membatasi peredaran minyak goreng di pasaran. Penyampaian suatu kebijakan tidak lepas kaitannya dengan strategi. Selain membutuhkan strategi, pemerintah juga membutuhkan adanya sosialisasi. Agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.rnDalam Bab II teori berisikan, pengertian Komunikasi, Strategi, Public Relations, Fungsi PR, dan Strategi Public Relations. Teori diatas sesuai dengan judul dari Skripsi ini, yaitu Strategi Kementerian Perdagangan dalam Mensosialisasikan Program Minyak Goreng Wajib Kemasan (Studi Deskriptif pada Subdit Hasil Industri).rnPenelitan ini berlangsung selama 2 (dua) bulan di Gedung II Kementerian Perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif yang bersifat Deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan obeservasi. Responden yang digunakan adalah satu key informan, dan 4 informan.rnDari hasil analisis bahwa strategi yang digunakan oleh Kementerian Perdagangan melalui Subdit Hasil Industri adalah publikasi, event, news, corporate identity, dan community involvement. Strategi diatas diharapkan mampu menimbulkan sosialisasi yang efektif di khalayak.rnPenulis menyimpulkan bahwa Subdit Hasil industri telah melakukan fungsi dan tugas sebagai public relations.rnrnKata Kunci : Strategirn</note>
 <subject authority="">
  <topic>Strategi Kementrian Perdagangan</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">1164190367</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR 032 PR 2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2P-17.32</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3512</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 14:58:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>