<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3677">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN ULANG LOGO DAN MEDIA PROMOSI PLANETARIUM JAKARTArnUNTUK ANAK SMP DAN SMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ade Novita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>FIKOM UPI YAI</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">TKA Desain Kom Visual 2017</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dosen Pembimbing : Joachim David Magetanapuang, S.Sn, M.Ds.rnrnIlmu astronomi di Indonesia memiliki perkembangan yang cukup besar di jajaran Asia tenggara. Indonesia memiliki empat planetarium, sebuah observatorium, dan beberapa wahana antariksa lainnya. Planetarium adalah gedung teater untuk memperagakan simulasi susunan bintang dan benda-benda langit. Atap gedung biasanya berbentuk kubah setengah lingkaran. Bagi kalangan pemerhati Astronomi, keberadaan Planetarium dan Observatorium Jakarta merupakan yang pertama di kawasan Asia Tenggara. Planetarium Jakarta sering membuat acara-acara untuk umum, namun banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya dikarenakan kurang terlihatnya media promosi yang mereka buat saat ini. Sehingga jarangnya peminat untuk umum, yang banyak hanyalah dari anak-anak sekolah dasar saja, yang rata-rata dari mereka datang karena mengikuti program dari sekolahnya yaitu mendatangi Planetarium Jakarta. Pada pelajar SMP(Sekolah Menengah Pertama) dan pelajar SMA(Sekolah Menengah Atas), mereka kurang mengetahui informasi-informasi mengenai Planetarium Jakarta. Dalam merancang media promosi ini menggunakan teori-teori seperti teori layout, teori warna dan teori tipografi, dan juga menggunakan media ATL (above the line) dan media BTL (below the line).rnrnKata Kunci : Promosi Planetarium JakartarnLiteratur : 136 Halaman + 10 Bibliografi + 5 Website</note>
 <subject authority="">
  <topic>Personal Branding</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn">1154190004</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia</physicalLocation>
  <shelfLocator>TKA 037 DKV 2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">3D-17.37</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3677</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 15:06:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-11-08 15:06:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>